Menginginkan karier yang bagus dan meraih prestasi dalam dunia kerja tentunya butuh kerja keras. Konsekuensinya mungkin waktu dan perhatian untuk keluarga akan sedikit berkurang. Namun, bagaimana agar bisa memiliki karier yang bersinar tanpa harus mengorbankan waktu untuk keluarga?
Setiap perempuan yang berperan ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita karier selalu menginginkan pekerjaan dan keluarga bisa ditangani dengan baik. Karier yang cermerlang dan masih bisa memberi perhatian penuh pada keluarga merupakan impian para pekerja wanita pada umumnya.
Sebenarnya, untuk mewujudkan semua impian itu, Anda perlu berhenti menjadikan karier dan keluarga sebagai dua bagian terpisah yang harus diseimbangkan. Sebaiknya, anggaplah kedua hal tersebut sebagai aspek berbeda dalam kehidupan dan gunakan teknik yang sama untuk mengelola waktu dengan meningkatkan produktivitas.
Kesuksesan baik dalam berkarier dan keluarga memang sebuah tantangan, namun itu layak untuk Anda perjuangkan. Tak ada alasan untuk mengorbankan salah satu di antaranya. Asalkan Anda memiliki manajemen waktu dan perencanaan yang baik, semua akan berjalan dengan baik pula.
Ada beberapa cara untuk memiliki manajemen waktu dengan baik, agar karier dan keluarga Anda bisa sejalan dengan apa yang Anda impikan, seperti yang dikutip dari laman 'Beyond' belum lama ini.
1. Rencanakan Prioritas dan Bertanggung Jawab
Susun perencanaan setiap minggu dan tentukan tujuan apa yang menjadi prioritas utama Anda. Hal ini memang terdengar mudah, tetapi Anda harus mengetahui juga kebutuhan orang lain dan kewajiban orang lain yang butuh pengawasan. Konflik yang sering timbul dari hal ini adalah tidak ada orang yang mengatakan pada Anda apa saja yang termasuk penting. Sebab itu, Anda harus pintar memutuskannya sendiri berdasarkan pengalaman.
2. Sisihkan Waktu untuk Melakukan Evaluasi
Bila kehidupan Anda aktif dan sibuk, sangat penting untuk memeriksa dan evaluasi diri setiap minggunya. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengetahui apakah sesuai rencana dan tugas apa yang harus dikerjakan.
Luangkan waktu untuk berdiam diri sejenak, sehingga Anda bisa melakukan refleksi dan menilai apakah manajemen waktu yang dilakukan bekerja dengan baik. Trik sederhana ini membantu Anda untuk menetapkan tujuan dan selalu termotivasi.
3. Tak Perlu Berharap Menjadi Sempurna
Perlu diingat, jangan sesekali berharap semuanya bisa menjadi sempurna. Berharap semua sempurna adalah salah satu pembunuh produktivitas. Paling penting, jangan menunda suatu pekerjaan hanya karena Anda merasa sesuatu hal yang tak akan sempurna. Ketimbang Anda menunggu, mulailah sekarang walaupun tidak semuanya terselesaikan. Setidaknya Anda sudah memulai dan artinya setengah pekerjaan telah terselesaikan.
Contohnya,ika di rumah banyak cucian yang menumpuk tidak semuanya bisa Anda kerjakan sekarang, Anda bisa menunggu sampai ada waktu luang atau memilih mengerjakan sebisanya. Bila Anda memilih menunggu waktu yang tepat, ini akan mengakibatkan tugas-tugas rumah menumpuk. Alhasil Anda sendiri akan kewalahan mengerjakannyanya, ditambah lagi bila pekerjaan kantor pun juga sedang dalam masa deadline.
Untuk itu, semua lakukan dengan perencanaan yang baik. Bila Anda dapat mengatur sesuai manajemen waktu yang telah terencana, maka karier dan keluarga dengans sendirinya akan mencapai kesuksesan sesuai dengan yang Anda impikan. (bee)